27th
January
2010

Sabtu, 23 Januari 2010 | 19:13 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta -
Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki peringkat kedua dalam penyalahgunaan narkoba secara nasional setelah DKI Jakarta. Untuk membentengi generasi muda dari kejahatan narkoba, elemen Gerakan Anti Narkoba Nasional didukung kepolisian, pemerintah, dan Dewan, mendeklarasikan Yogyakarta Zero Narkoba 2015. “Piagam penandatangan deklarasi ini merupakan simbol memerangi kejahatan narkotika,” kata Wakil ketua DPW GANNAS Yogyakarta, Suprapto, saat membuka sarasehan dan deklarasi gerakan anti narkoba Provinsi Yogyakarta, serta penandatanganan piagam Yogyakarta Zero narkoba 2015 di Gedung DPRD, Sabtu sore (23/1). Pentingnya memerangi kejahatan
posted in Uncategorized |
27th
January
2010

Dewan Pimpinan Wilayah GANNAS Yogyakarta pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2010 mengadakan Deklarasi dan pelantikan Pengurus DPW GANNAS di Gedung DPRD Yogyakarta Jl. Ipda Tut Harsono 43 Yogyakarta. Dihadiri Gubernur DIY diwakili oleh Drs. Moefri Antara Nugraha ( KESBANGPOL DIY ), KAPOLDA DIY diwakili oleh Kombes Pol. Drs Edi Purwanto ( Dir. Narkoba DIY ), H. Yoeke Indra Agung Laksana, SE ( Ketua DPRD DIY ), Anyoko Priyatno SH, MM ( Sekretaris BNP DIY ), dari DPP GANNAS turut hadir I Nyoman Adi Feri, SH Ketua Umum, Mansur, SH Bendahara, Ali Amran, SE Wakil Sekjen, Rully Wahyudi, SH Ketua Humas dan Publikasi. Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi DIY, perwakilan dari Pengkot kabupaten yang ada di DIY, Pemuka Agama DIY, Utusan dari Mahasiswa DIY, Utusan Pelajar DIY Utusan dari LSM dan Ormas Anti Narkoba dan media massa di DIY dan para undangan yang lain memenuhi Ruangan DPRD Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
posted in Uncategorized |